Kamis, 05 Maret 2015

Materi Kuliah I Sistem Berkas



PENGERTIAN SISTEM BERKAS

A.                DEFINISI

Sistem berkas atau Pengarsipan yaitu suatu system untuk mengetahui bagaimana caramenyimpan data dari file tertentu dan organisasi file yang digunakan Sistem akses adalah cara untuk mengambil informasi dari suatu file .


Istilah-istilah dasar yang digunakan dalam system berkas :

1.      Data : Representasi dari fakta yang dimodelkan dalam bentuk gambar, kata, angka, huruf dan lain sebagainya.
2.      Elemen data : salah satu nilai tunggal dengan satu petunjuk nama dan deskripsi karakteristik seperti tipe ( Char, nomor, kode ) dan panjang karakter atau digit.
3.      Item Data : Referensi nama dan himpunan karekteristik elemen-elemen data yang menggambarkan suatu attribute, atau tempat menyimpan setiap attribute dari sebuah entitas.
4.      Entitas : ekumpulan Objek yang terbatas / terdefinisikan yang mempunyai karakteristik sama dan bisa di bedakan dari lainnya. Objek dapat berupa barang, orang, tempat atau suatu kejadian. Contoh : entitas mobil, mahasiswa, nilai ujian dll
5.      Attribut : Deskripsi data yang bisa mengidentifikasikan entitas. Seluruh attribute harus cukup untuk menyatakan identitas objek atau dengan kata lain kumpulan attribute dari setiap entitas dapat mengidentifikasikan keunikan suatu individu. Contoh : entitas mobil terdiri dari attribute no polisi, no registrasi, jenis mobil, tahun pembuatan, bahan bakar yang digunakan, dll
6.      Field : Lokasi penyimpanan untuk salah satu elemen data, atau seuatu elemen yang memiliki attribute dan harga dan merupakan unit informasi terkecil yang bisa diakses.
7.      Record : Lokasi penyimpanan yang terbuat dari rangkaian field yang berisi elemen-elemen data yang menggambarkan beberapa entitas.
8.      File : Sekumpulan record dari tipe tunggal yang berisi elemen-elemen data yang menggambarkan himpunan entitas
9.      Akses Data : Satu cara dimana suatu program mengakses secara fisik record-record dalam file penyimpanan.
                                                 
B.                 PENGARSIPAN DAN AKSES

Pengersipan dan akses adalah : Cara untuk membentuk suatu arsip / file dan cara pencarian record-recordnya kembali
Sistem berkas dan Akses  adalah system pengorganisasian, pengelolaan dan penyimpanan data pada alat penyimpanan eksternal dengan organisasi file tertentu. Pada system berkas dan akses penyimpanan data dilakukan secara fisik.
Teknik yang digunakan untuk menggambarkan dan menyimpan record pada file disebut organisasi file
Secara lebih spesifik pengersipan dan akses berhubungan dengan :
1.      Insert : Menyisipkan data baru atau tambahan ke dalam tumpukan data lama
2.      Update : mengubah data lama dengan data baru, perubahan ini bisa sebagian atau keseluruhan
3.      Reorganisasi : penyusunan kembali record-record dari suatu file.

Bentuk atau representasi dari data ada 2 yaitu :
1.      Data Logik (Data rancangan), yaitu data yang hanya baru menjadi sebuah rencana data di level konseptual. Misalnya penggambaran data dengan metode E-R, model objek, model semantic, dan lain-lain.
2.      Data Fisik, yaitu data yang sudah jadi, data yang merupakan hasil terakhir dari data logic yang biasanya disimpan dalam media penyimpanan.

Klasifikasi Data dibagi menjadi 3 yaitu :
1.      Data tetap, yaitu data yang tidak mengalami perubahan-perubahan, bersifat tetap dan biasanya dalam melakukan perubahan membutuhkan waktu yang lama.
2.      Data tidak tetap, yaitu data yang mengalami perubahan secara rutin dan sukar untuk diprediksi karena sifatnya yang berubah-ubah.
3.      Data yang bertambah menurut waktu, yaitu kelompok data ini biasanya merupakan gabungan data tetap dan data tidak tetap.

C.             MODEL AKSES

Ada 3 model akses yang mungkin oleh sebuah program terhadap file, yaitu
1.      Input File
File yang hanya dapat dibaca dengan program
Contoh
·         Transaction file merupakan input file untuk meng-update program
·         Program file dari source code merupakan input file untuk program compiler
2.      Output File
File yang hanya dapat ditulis oleh sebuah program / file yang dibuat dengan program.
Contoh
·         Report file merupakan output dari program yang meng-update master file
·         Program file yang berupa object code merupakan output file dari program compiler
3.      Input/Output File
File yang dapat dibaca dari dan ditulis ke selama eksekusi program
Contoh
·   Master File
·   Work File dengan sort program


D.             Operasi Berkas

Cara memilih organisasi berkas tidak terlepas dari 2 aspek utama yaitu :
1.      Model Penggunaannya, ada 2 cara :
a)      Batch, yaitu suatu proses yang dilakukan secara kelompok
b)      Iteratif, yaitu suatu proses yang dilakukan secara satu persatu yaitu record per record.
2.      Model Operasi Berkas, dibagi menjadi :
1.      Creation (membuat), ada 2 cara :
a)      Membuat struktur berkas lebih dahulu dan menentukan banyaknya record, baru kemudian reecord-record dimuat ke dalam berkas tersebut.
b)      Membuat record dengan cara merekam record per record
2.      Update, pengubahan isi dari berkas diperlukan untuk menjaga berkas itu tetap up to date. Ada 3 bagian dalam proses update :
1.      Penyisipan dan penambahan record
2.      Perbaikan record
3.      Penghapusan record
3.      Retrieval, pengaksesan sebuah berkas untuk tujuan mendapatkan informasi. Menurut ada tidaknya persyaratan retrieval dibagi menjadi 2 yaitu :
a)      Comprehensive Retrieval, yaitu proses untuk mendapatkan informasi dari semua record dalam berkas. Contoh : Display All, List Nama
b)      Selective Retrieval, yaitu mendapatkan informasi dari record tertentu berdasarkan persyaratan tertentu. Contoh : List for Gaji = 70000
4.     Maintenance ( perbaikan )
Perubahan yang dibuat terhadap berkas dengan tujuan memperbaiki program dalam mengakses berkas tersebut. Ada dua cara yaitu :
a)      Restructuring (Perubahan struktur berkas), misalnya panjang field diubah, penambahan field baru, panjang record diubah, dll. Perubaahan ini semua tidak mempengaruhi operasi berkas.
b)      Reorganisasi, perubahan organisasi berkas dari organisasi yang satu menjadi organisasi berkas yang lain. Misalnya :
1.      Dari organisasi berkas sequensial menjadi berkas sequensial berideks
2.      Dari langsung (direct) menjadi sequensial (berurutan)

E.              ORGANISASI FILE


Organisasi file adalah  Suatu teknik / cara yang digunakan untuk menyatakan / menggambarkan dan menyimpan record-record dalam sebuah file.
Ada 4 teknik dasar organisasi file, yaitu :
1.         Sequential File
2.         Relatif File
3.         Index Sequential File
4.         Multi-Key file
Berikut penjelasan secara detail 4 teknik dasar organisasi file, yaitu :

1. Sequential
   Adalah cara yang paling dasar untuk mengorganisasikan kumpulan record record dalam sebuah berkas. Dalam organisasi berkas sequential pada waktu record ini dibuat, record record direkam secara berurutan.
   Contoh : Lagu yang ada di kaset.

2. Relative
a. Suatu berkas yang mengidentifikasikan record dengan key yang diperlukan.
b. Record tidak perlu tersortir secara fisik menurut nilai key
c. Organisasi berkas relatif paling sering digunakan dalam proses interaktif.
d. Tidak perlu mengakses record secara berurutan (consecutive)
e. Sebaiknya di simpan dalam Direct Access Storage Device (DASD), seperti magnetic disk/drum.
Contoh : Lagu yang ada pada CD (Compact Disk)


3. Indexed Sequential
Adalah satu cara yang efektif untuk mengorganisasi kumpulan record-record  yang membutuhkan akses record secara sequential maupun secara individu berdasarkan  nilai key.
Contoh : Mencari arti kata dalam kamus.

4. Multi Key
 Adalah organisasi yang dapat mempunyai sebuah file yang di akses dengan banyak cara.
    Contoh : sistem perbankan yang memiliki banyak pemakai.
Ada 2 cara untuk mengakses tempat teknik dasar organisasi file, yaitu :
1. Direct Access
   Adalah suatu cara pengaksesan record yang langsung, tanpa mengakses seluruh record yang ada.
   Contoh : Magnetic Disk

2. Sequential Access
   Adalah suatu cara pengaksesan record, yang didahului pengaksesan record-record di depannya.
   Contoh : Magnetic Tape

Secara umum keempat teknik dasar tersebut berbeda dalam cara pengaksesannya, yaitu :
A.    Direct Access
Suatu cara pengaksesan record yang langsung tanpa mengakses seluruh record yang ada.
Contoh
o   Magnetic disc
o   CD 
o   Dll

B.     Sequential Access
Suatu cara pengaksesan record, yang didahului pengaksesan record-record didepannya
o   Magnetic tape
o   Punch card
o   Dll

Secara umum dapat disimpulkan :
Ø  Untuk master file dan program file, kita dapat melakukan created, updated, retrieved from dan maintained.
Ø  Untuk work file,  kita dapat melakukan created, updated dan retrieved from tapi tidak dapat kita maintained.
Ø  Untuk report file umumnya tidak di updated, retrieved from atau maintained.
Ø  Untuk transaction file, umumnya hanya dapat di create dan digunakan untuk sekali proses.
                                    
Sistem berkas adalah mekanisme penyimpanan online untuk akses data maupun program yang ada di dalam sistem operasi.
Ada 2 hal yang penting dalam sistem berkas, yaitu :
1. Kumpulan Berkas
    Sebagai tempat untuk menyimpan data.
2. Struktur Direktori
    Sebagai informasi mengenai seluruh berkas.
Jenis Berkas
Jenis Berkas
Ekstensi
Fungsi
Executable
exe,bat,bin
Siap menjelangkan program bahasa mesin
Objek
obj,o
Dikompilasi, bahasa mesin, tidak terhubung (link)
Source code
c, cc, java, pas
Kode-kode program dalam berbagai bahasa pemprogram
Text
txt,doc
Data text, dokumen
Librari
Dll, lib, a, so
Pustaka rutin untuk programmer
Archive
zip, tar, arc
Berkas yang berhubungan  di keompokkan ke dalam  suatu berkas ,dikompress untuk pengarsipan
Batch
bat, ah
Memerintahkan ke commad interpreter
Word processor
wp, tex, rtf, doc
Macam macam format dari word processor
Multimedia
mpeg, mov, rm
Berkas binary yang berisi informasi audio atau A/V
Print/view
Ps, pdf, jpg
Berkas ASCII/ binary dalam format untuk mencetak atau melihat

Tujuan Sistem Berkas

Tujuan sistem berkas adalah sebagai tempat penyimpanan data dan data base.

Attribut Pada Berkas
Attribut (variable/string/karakter) berfungsi untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna dan sebagai acuan bagi data yang terkandung di dalamnya.
Contoh : nama, type, size, waktu, tanggal, dan id.

Ada 3 fungsi model attribut, yaitu :
1. Sebagai pembuatan berkas
2. Modifikasi terakhir yang dilakukan pada berkas
3. Penggunaan terakhir berkas

Koperasi Pada Berkas
Berfungsi untuk mendefinisikan berkas secara tepat perlu melihat koperasi yang dapat dilakukan pada berkas tersebut.
Sistem operasi menyediakan system calls untuk membuat, membaca, menulis, mencari, menghapus, dan lain lain.
Ada 6 hal yang harus dilakukan oleh sistem operasi pada keenam sistem operasi berkas, yaitu :
1. Membuat sebuah berkas
2. Menulis pada sebuah berkas
3. Membaca sebuah berkas
4. Menetapkan kembali sebuah berkas
5. Menghapus sebuah berkas
6. Memendekkan berkas

Jenis Berkas
Klasifikasi Data
Klasifikasi data terbagi atas 3, yaitu :
1. Kelompok Data Tetap
    Adalah kelompok data yang tidak mengalami perubahan data dalam kurun waktu yang lama.
    Contoh : Data / identitas mahasiswa, seperti nama, nim, jenis kelamin, jurusan, fakultas.

2. Kelompok Data Tidak Tetap
            Adalah kelompok data yang mengalami perubahan secara rutin.
    Contoh : Data rancangan studi, seperti semester, tahun ajaran, mata kuliah.

3. Kelompok Data Yang Bertambah Menurut Waktu.
    Adalah kelompok data yang merupakan akumulasi di kelompok data tetap dan akumulasi kelompok data tidak tetap.
    Contoh : Data hasil studi, seperti nilai IPK, transkrip nilai.

Klasifikasi File
Klasifikasi file terbagi atas 9, yaitu :
1. Master File

    File yang berisi record yang relatif tetap ada 2 jenis, yaitu :
    a. Reference Master File
            Adalah file yang berisi record yang tak berubah / jarang berubah.
       Contoh : berkas pelanggan yang berisi field nomor rekening, nama dan alamat.
   b. Dynamic Master File
Adalah file yang berisi record yang terus menerus berubah dalam kurun waktu tertentu berdasarkan suatu peristiwa transaksi.

       Contoh : berkas stok barang, dll.
 

2. Transaction File
         Adalah catatan-catatan mengenai transaksi yang terjadi di dalam enterprise tersebut, saling berelasinya atau berhubungnya satu atau lebih master file, dan transaction file dapat digunakan untuk mengupdate master file.
 

3. Report File
            Adalah file yang berisi data yang dibuat untuk laporan / keperluan user.
    File tersebut dapat dicetak pada kertas printer atau hanya ditampilkan di layar.

4. Work File

            Adalah file sementara dalam sistem. Suatu work file merupakan alat untuk melewatkan data yang dibuat oleh sebuah program ke program lain. Biasanya file ini dibuat pada waktu proses sortir.

5. Program File
Adalah file yang berisi instruksi-instruksi untuk memproses data yang akan disimpan pada file lain / pada memori utama. Instruksi tersebut dapat ditulis dalam bahasa tingkat tinggi (COBOL, FORTRAN, BASIC, dan lain-lain),
bahasa assembler dan bahasa mesin.


    Adalah file yang berisi input data alphanumeric dan grafik yang digunakan oleh sebuah text editor program. Text file hanya dapat diproses dengan text editor.

7. Dump File
   Adalah file yang digunakan untuk tujuan pengamanan (security), mencatat tentang kegiatan peng-update-an, sekumpulan transaksi yang telah diproses atau sebuah program yang mengalami kekeliruan.

8. Library File
Adalah file yang digunakan untuk penyimpanan program aplikasi, program utilitas atau program lainnya.

9. History File

    Adalah tempat akumulasi dari hasil pemrosesan master file dan transaction file.
File ini berisikan data yang selalu bertambah, sehingga file ini terus berkembang, sesuai dengan kegiatan yang terjadi



1 komentar:

  1. Casino Games Finder - MapYRO
    Looking for Casino 군포 출장마사지 Games Finder in Tuscany? Compare reviews, see photos & albums from around 상주 출장안마 the world with real-time 남양주 출장안마 tracking.Are there 광양 출장샵 any Casino Games Finder apps 과천 출장안마 like Casino

    BalasHapus