Mengkonversi Nama Pada Bilangan Decimal , Octal , dan Hexadecimal
Kamis, 25 Juni 2015
Senin, 22 Juni 2015
Materi Kuliah IV Sistem Berkas
File Pile Pada Sistem Berkas
File pile (pile file) Pembahasan struktur file diketahui bahwa struktur dasar paling dasar sebuah file adalah pile dan file sekuensial. File pile atau file tumpukan merupakan struktur paling sederhana. Struktur ini jarang digunakan secara praktis tapi merupakan basis evaluasi struktur-struktur lain.
A. Properti struktur pile
1. Data tidak dianalisis, dikategorikan, atau harus memenuhi definisi atau ukuran field tertentu
2. Panjang rekord dapat bervariasi dan elemen-elemen data tidak perlu serupa.
1. Data tidak dianalisis, dikategorikan, atau harus memenuhi definisi atau ukuran field tertentu
2. Panjang rekord dapat bervariasi dan elemen-elemen data tidak perlu serupa.
B. Karakteristik struktur pile
1. Biasanya data ditumpuk secara kronologis
2. Tak ada keterkaitan antara ukuran file, record, dan blok
3. Elemen data dapat beragam, dapat berbeda untuk tiap record ( berisi attribut lain).
4. Data harus disimpan secara lengkap beserta nama attributnya, tidak Cuma nilai atributnya.
1. Biasanya data ditumpuk secara kronologis
2. Tak ada keterkaitan antara ukuran file, record, dan blok
3. Elemen data dapat beragam, dapat berbeda untuk tiap record ( berisi attribut lain).
4. Data harus disimpan secara lengkap beserta nama attributnya, tidak Cuma nilai atributnya.
Komponen file pile hanya berisi data :
a. Struktur dan pengaksesan Rekord berelasi dengan suatu objek atau kejadian di dunia nyata. Rekord berisi elemen-elemen ( field-field) data dan tiap elemen data perlu mempunyai identifikasi. Identifikasi pada pile adalah berupa nama atribut secara ekplisit. Misalnya: Tinggi = 163, Dimana, nilai elemen data adalah 163 dan nama deskripsi adalah tinggi. Tiap elemen data di pile berbentuk tuple dua komponen disebut pasanagn nama atribut – nilai atribut ( atribute name – value atribute ).
b. Format record Sejumlah pasangan untuk mendefinisikan objek dan mengasosiasikan data dengan objek. Contoh : |nama=Nurman,jurusan=IF,alamat=Sadang Serang 64, umur=24, tinggi=163. ketika informasi akan diambil, pemilihan record dengan menspesifikasikan di argumen pencarian.
C. Organisasi File dan File Pile
Macam –Macam Organisasi File
a. Struktur Dasarnya adalah :
a. Struktur Dasarnya adalah :
· Pile (tumpukan)
· File sekuen berurutan (sequential file)Ø
· Struktur File dengan indeks
· File sekuen berindeks (indexed sequential file)
· File berindeks majemuk (multiply indexed file)
b. Struktur file spesifikasi keperluan sistem komputer :
· File hash (hashed file atau direct file)
· File multiring (multiring file)
D. Definisi Pile
Merupakan struktur paling sederhana.Struktur ini jarang digunakan secara praktis secara sendirian tetapi merupakan basis evaluasi struktur lain.Merupakan dasar evaluasi bagi struktur lainnya.Istilah pile digunakan dengan istilah lain yaitu file heap atau ada juga yang mengistilahkan file sekuen.Beberapa bahasa pemrograman seperti Basic, PL/I menyebutkan sebagai pile disebut file sekuen dengan batasan ketat.
Merupakan struktur paling sederhana.Struktur ini jarang digunakan secara praktis secara sendirian tetapi merupakan basis evaluasi struktur lain.Merupakan dasar evaluasi bagi struktur lainnya.Istilah pile digunakan dengan istilah lain yaitu file heap atau ada juga yang mengistilahkan file sekuen.Beberapa bahasa pemrograman seperti Basic, PL/I menyebutkan sebagai pile disebut file sekuen dengan batasan ketat.
E. Kelebihan Dan Kekurangan File pile
a. Kelebihan: Kemudahan untuk diciptakan. Panjang record dan format record yang bervariasi. File pile tidak memiliki ketentuan ketika record data tersebut dimasukkan.
b. Kekurangan: Sulitnya melakukan pencarian data. Ukuran record yang bervariasi dan elemen data yang berbeda-beda menyebabkan record dalam file pile menjadi sulit ketika hendak dicari. Waktu pengaksesan lambat. Jarang digunakan untuk pemrosesan.
a. Kelebihan: Kemudahan untuk diciptakan. Panjang record dan format record yang bervariasi. File pile tidak memiliki ketentuan ketika record data tersebut dimasukkan.
b. Kekurangan: Sulitnya melakukan pencarian data. Ukuran record yang bervariasi dan elemen data yang berbeda-beda menyebabkan record dalam file pile menjadi sulit ketika hendak dicari. Waktu pengaksesan lambat. Jarang digunakan untuk pemrosesan.
F. Struktur dan Pengaksesan
ü Record berelasi dengan suatu objek atau kejadian di dunia nyata.
ü Rekord berisi elemen-elemen (fields) data dan tiap elemen data perlu mempunyai identifikasi.
ü Identifikasi pada pile adalah berupa nama atribut secara eksplisit.
Contoh:
Contoh:
tinggi = 165. Nilai elemen data adalah 165 dan nama deskripsi adalah tinggi.
ü Setiap elemen data di pile berbentuk tuple dua komponen disebut pasangan nama atribut-nilai atribut.
ü Format Rekord: sejumlah pasangan untuk mendefinisikan objek dan mengasosiasikan data dengan objek.
Contoh:
Arti Nama dan Nilai Atribut
*Nama Atribut
Nama, jurusan, alamat, umur, tinggi
*Nilai Atribut
Contoh:
Arti Nama dan Nilai Atribut
*Nama Atribut
Nama, jurusan, alamat, umur, tinggi
*Nilai Atribut
ü Penggunaan Pile
ü File-file system
ü File log (mencatat kegiatan)
ü File-file penelitian / medisn
ü File teks
ü Config.sys
ü Variable-lengthrecord
ü Variablesetoffield
ü Chronologicalorder
Berikut Cara Pengukuran Kinerja File Pile :
§ TF: Waktu yang dibutuhkan untuk mengambil (fetch) 1 record
§ TN: Waktu untuk mendapatkan 1 record berikutnya
§ TI: Waktu insert 1 recordn
§ TU: Waktu update 1 recordn
§ TX: Waktu pembacaan seluruh record
§ TY: Waktu reorganisasi file4/10/2012
Record size (R), record size rata-ratan
R = a’ (A + V + 2)
a’ = rata –rata jumlah atribut
A = ukuran rata –rata atribut (field)
V = ukuran rata –rata nilai
§ Fetch reconrd (TF)
Data tidak tersusun baik, maka TF relatif tinggi
Record dicari secara serial, blok per blok
TF= ½ b (B / t’)
Data tidak tersusun baik, maka TF relatif tinggi
Record dicari secara serial, blok per blok
TF= ½ b (B / t’)
§ Get next record (TN)
Tidak ada pengurutan dalam pile, TN= TF
Tidak ada pengurutan dalam pile, TN= TF
§ Insert Time (TI)
Record baru disimpan di akhir file
TI= s + r + btt + tRW
Record baru disimpan di akhir file
TI= s + r + btt + tRW
§ Update Time (TU)
Bila ukuran record tetap : TU= TF+ TRW
Bila berubah : TU= TF+ TRW+ TI
Baca seluruh file : (TX) = 2 (TF) = n. R / t’4/10/2012nts/sb/tiuajm20Pengukuran Kinerja File.
Bila berubah : TU= TF+ TRW+ TI
Baca seluruh file : (TX) = 2 (TF) = n. R / t’4/10/2012nts/sb/tiuajm20Pengukuran Kinerja File.
§ Reorganization time (TY)
TY= (n + o) R / t’ + (n + o –d) R / t’
File akan bertambah dari n ke n + o –d
o : jumlah record yang ditambahkan
o = ninsert+ v
ninsert: jumlah record yang diinsert
v : jumlah record yang diupdate dengan menandai
yang didelete dan menambah record baru
d : jumlah record yang ditandai untuk didelete
TY= (n + o) R / t’ + (n + o –d) R / t’
File akan bertambah dari n ke n + o –d
o : jumlah record yang ditambahkan
o = ninsert+ v
ninsert: jumlah record yang diinsert
v : jumlah record yang diupdate dengan menandai
yang didelete dan menambah record baru
d : jumlah record yang ditandai untuk didelete
G. Berikut Dibawah ini adalah merupakan contoh Soal Latihan
*Diketahui suatu sistem dikelola secara Pile:
Jumlah record di file (n) = 10.600 record
Jumlah field rata-rata (a’) = 5 field
Panjang nama field rata-rata (A) = 7 byte
Panjang nilai rata-rata (V) = 15 byte
*Diketahui suatu sistem dikelola secara Pile:
Jumlah record di file (n) = 10.600 record
Jumlah field rata-rata (a’) = 5 field
Panjang nama field rata-rata (A) = 7 byte
Panjang nilai rata-rata (V) = 15 byte
*Data disimpan pada harddisk dengan karakteristik:
Putaran disk = 6000 rpmn
Seek time (s) = 5 ms = 0,005 sn
Transfer rate (t) = 2048 byte/sn
Waktu untuk pembacaan dan penulisan (TRW) = 2 msn
Ukuran blok (B) = 1024 byten
Ukuran pointer blok (P) = ukuran record mark (M) = 8 byten
Ukuran IBG (G) = 512 byten
Putaran disk = 6000 rpmn
Seek time (s) = 5 ms = 0,005 sn
Transfer rate (t) = 2048 byte/sn
Waktu untuk pembacaan dan penulisan (TRW) = 2 msn
Ukuran blok (B) = 1024 byten
Ukuran pointer blok (P) = ukuran record mark (M) = 8 byten
Ukuran IBG (G) = 512 byten
*Hitunglah :
a. Panjang record (R)
b. Waktu fetch sebuah record (TF)
c. Waktu mendapatkan next record (TN)
d. Waktu insert sebuah record (TI)
e. Waktu update (TU)
f. Waktu baca seluruh file (TX)
g.Waktu reorganisasi (TY)
Metode blocking yang digunakan = variable-spanned blocking
a. Panjang record (R)
b. Waktu fetch sebuah record (TF)
c. Waktu mendapatkan next record (TN)
d. Waktu insert sebuah record (TI)
e. Waktu update (TU)
f. Waktu baca seluruh file (TX)
g.Waktu reorganisasi (TY)
Metode blocking yang digunakan = variable-spanned blocking
*Pembahasan Soal
Panjangrecord(R)
R=a’(A+V+2)
=5(7+15+2)
=5(24)=120byte
TF=½b(B/t’)=½(n.R/B)(B/t’)=½n(R/t’)n
R=a’(A+V+2)
=5(7+15+2)
=5(24)=120byte
TF=½b(B/t’)=½(n.R/B)(B/t’)=½n(R/t’)n
Bfr=(B–P)/(R+M)
=(1024–8)/(120+8)
=7,93=7record
=(1024–8)/(120+8)
=7,93=7record
W=M+(P+G)/Bfr
=8+(8+512)/7
=8+(520/7)=8+74,28=82byte4/10/2012
=8+(8+512)/7
=8+(520/7)=8+74,28=82byte4/10/2012
t’= (t / 2) (R / (R + W))
= (2048 / 2) (120 / (120 + 82))
= 1024 (120 / 202)
= 1024 (0,594) = 608 byte / s
= (2048 / 2) (120 / (120 + 82))
= 1024 (120 / 202)
= 1024 (0,594) = 608 byte / s
TF= ½ n (R / t’)
= ½ (10600) (120 / 608)
= 5300 (0,197) = 1046,05 s
= ½ (10600) (120 / 608)
= 5300 (0,197) = 1046,05 s
TN= TF= 1046,05 s
TI= s + r + btt + TRW
r = (60 . 1000) / (2 . 6000) = 5 ms = 0,005 s
Btt = B / t = 1024 / 2048 = 0,5 s
TI= s + r + btt + TRW= s + r + btt + 2r
= 0,005 + 0,005 + 0,5 + 2 (0,005) = 0,52 s
= 0,005 + 0,005 + 0,5 + 2 (0,005) = 0,52 s
TU= TF+ TRW+ TI
= 1046,05 + 2 (0,005) + 0,52 = 1046,58 s
= 1046,05 + 2 (0,005) + 0,52 = 1046,58 s
TX= n. R / t’ = 10600 (120 / 608) = 2092 record / sn
TY= (n + o) R / t’ + (n + o –d) R / t’n
= n. R / t’ + n. R / t’ = 2 n. R / t’ = 2 TX
= 2 (2092) = 4184 record / s
= n. R / t’ + n. R / t’ = 2 n. R / t’ = 2 TX
= 2 (2092) = 4184 record / s
Sumber :
Kamis, 11 Juni 2015
Selasa, 14 April 2015
MEDIA PENYIMPANAN
URL - URL MEDIA PENYIMPANAN
KELOMPOK 1
SMART CARD
KELOMPOK 2
DEVICE PENDUKUNG 9 PERANGKAT
url: https://drive.google.com/file/d/0B0wk50AGetNOdmJ5SHZRYUNEeFU/edit
KELOMPOK 3
RAM
KELOMPOK 4
PUNCH CARD
KELOMPOK 5
FLOPPY DISK
KELOMPOK 6
MAGNETIC TAPE
KELOMPOK 7
PAPER TAPE
KELOMPOK 8
USB DISK
KELOMPOK 9
ZIP DISK
KELOMPOK 10
CD/DVD
Kamis, 26 Maret 2015
Materi Kuliah III Sistem Berkas
USB ( Universal Serial Bus ) Disk
1. Pengertian USB ( Universal Serial Bus )
USB adalah singkatan dari Universal Serial Bus , secara umum USB dapat diartikan standar bus serial untuk perangkat penghubung. USB biasanya terdapat di komputer, seiring berkembangnya Jaman, USB juga digunakan di peralatan lainnya seperti : Flashdisk, konsol permainan, mouse, keyboard, televisi, scaner, printer, kabel data, usb otg, smartphone dan PDA .
Sistem USB mempunyai desain yang asimetris, maksudnya USB terdiri dari pengontrol host dan beberapa peralatan yang terhubung satu sama lain yang memiliki bentuk seperti pohon. USB menggunakan peralatan hub yang khusus. USB sangat nyaman digunakan, sehingga Desain USB ditujukan untuk menghilangkan perlunya penambahan expansion card ke ISA komputer atau bus PCI , dan memperbaiki kemampuan plug-and-play (pasang dan-mainkan). USB memiliki kemampuan plug n play yaitu dengan memperbolehkan peralatan-peralatan ditukar atau ditambah ke sistem tanpa perlu mereboot komputer. Ketika USB dipasang, USB langsung dikenal sistem komputer dan memproses device driver yang diperlukan untuk menjalankannya. USB juga mendukung hot swapping, dimana kita bisa mencopot atau memasang device lain melalui konektor tersebut tanpa harus melakukan booting ulang. Fitur lain dari USB yang bisa kita dapatkan adalah daya yang diperlukan sangat kecil dan kita tidak memerlukan daya tambahan lagi.
2. Sejarah USB
Saat ini ada empat entitas yang mengklaim menemukan flash
drive USB: Dov Moran dari M-Systems , Pua Khein Seng Phison Elektronik,
Teknologi Trek , dan Teknologi Netac . Trek Teknologi dan Netac Technology
telah berusaha untuk melindungi klaim paten mereka tersebut. Trek memenangkan
gugatan di pengadilan Singapura, tapi sebuah pengadilan di Inggris mencabut
salah satu paten Trek di Inggris. Pua Khein-Seng dari Malaysia mengklaim telah
memasukkan chip pertama di dunia kontroler USB flash. Saat ini ia adalah CEO
dari Phison Electronics Corp yang berbasis di Taiwan.
USB Memiliki sejarah yang cukup panjang. Perkembangan USB
dimulai dari tahun 1994 yang merupakan versi pre-rilis pertama dari USB.
Pre-rilis
USB 0.7 dirilis pada bulan November 1994.
USB 0.7 dirilis pada bulan November 1994.
USB 0.8 dirilis pada bulan Desember 1994.
USB 0.9 dirilis pada bulan April 1995.
USB 0.99 dirilis pada bulan August 1995.
USB 1.0 Release Candidate dirilis pada bulan November 1995.
*) USB 1.0
Adapun beberapa kekurangan dari USB 1.0 Release candidate sehingga mengalami beberapa perbaikan pada bulan januari 1996, dari segi penamaan, tetap saja di namakan USB 1.0.Model USB pertama secara signitif lebih lambat dari yang kita nikmati sekarang ini. USB 1.0 memiliki kecepatan transfer 1,5Mbps dan 12Mbps.
Perusahaan besar yang menciptakan teknologi USB 1.0 antara lain Intel, Compaq, Digital, IBM, dan Northen Telecom. walaupun mereka membuat USB 1.0 secara besar-besaran, tetapi produk yang dibuat memiliki peranan yang berbeda, Seperti Intel memproduksi
UHCI host controller dan open software stack yang menggunakan sistem seperti USB 1.0, Microsoft memproduksi USB software stack for Windows dan bersama National Semiconductor serta Compaq ikut merumuskan OHCI host controller. Philips-pun tidak mau ketinggalan, mereka memproduksi USB Audio yang pertama dengan sistem USB 1.0.
*) USB 2.0
USB 2.0 dirilis pada bulan April 2000. Pada USB 2.0 banyak sekali penambahan fitur guna menciptakan USB yang lebih canggih. pada akhir tahun 2001, USB 2.0 menggunakan standar dari
USB-IF (Implementers Forum). USB 2.0 memiliki kecepatan transfer data hingga 480Mbps atau sekitar 40 kali lebih cepat dari USB versi sebelumnya.Perbedaan paling mencolok dengan versi sebelumnya, yaitu pada kecepatan transfer yang jauh meningkat.
Kecepatan transfer data USB dibagi menjadi tiga, antara lain:
- Super speed data dengan frekuensi clock
4,800.00Mb/s
- High speed data dengan frekuensi clock 480.00Mb/s dan tolerasi pensinyalan data pada ± 500ppm.
- Full speed data dengan frekuensi clock 12.000Mb/s dan tolerasi pensinyalan data pada ±0.25% atau 2,500ppm.
- Low speed data dengan frekuensi clock 1.50Mb/s dan tolerasi pensinyalan data pada ±1.5% atau 15,000ppm.
USB Flash Drive
Pada bulan Desember 2000, IBM menciptakan flash drive. USB
jenis ini memiliki ruang penyimpanan sebesar 8MB. Sebelumnya orang menggunakan
Diskete sebagai media menympan dan mentransfer data, seiring berkembangnya
zaman, USB flash drive merupakan evolusi dari ruang penyimpanan pada tahun
2000-an menggantikan diskete 31/2.
USB flash drive adalah perangkat penyimpanan data yang
terdiri dari memori flash dengan terintegrasi interface Universal Serial Bus
(USB). USB flash drive bersifat removable dan dapat ditulis ulang (re-write),
dan secara fisik ukurannya jauh lebih kecil daripada floppy disk, beratnya
kurang dari 30 gr. Kapasitas penyimpanan UFD sebesar 2 terabyte telah
direncanakan untuk diciptakan. Pada beberapa UFD memungkinkan dapat menulis /
menghapus sampai 100.000 siklus ini tergantung pada jenis dari chip memori yang
digunakan dan dapat menyimpan selama 10 tahun. USB flash drive yang sering digunakan
untuk tujuan yang sama dengan disket atau CD-ROM. UFD lebih kecil, lebih
cepat,memiliki kapasitas lebih besar dan lebih tahan lama. USB Flash drive
menggunakan USB mass storage standar, didukung oleh sistem operasi modern,
seperti Linux , Mac OS X , Windows , dan Unix. USB drive dengan dukungan USB
2.0 port dapat menyimpan lebih banyak data dan mentransfer data yang lebih
cepat dibandingkan disk drive optik lainnya seperti CD-RW atau DVD-RW drive dan
dapat dibaca oleh sistem lain seperti Xbox 360 , PlayStation 3 , pemutar DVD
dan dalam beberapa ponsel smartphone.
USB Wireless
Pada bulan Mei 2005, USB mulai berkembang dengan teknologi
terbaru yaitu dengan memadukan teknologi Wireless sebagai perantara. USB
Wireless menngunakan transmisi radio, sekarang anda sudah bisa menikmati
Komputer/Laptop yang dilengkapi USB berteknologi tanpa kabel.
*) USB 3.0
USB versi 3.0 dirilis pada bulan November 2008.
Bebrbagai perubahan telah dirombak di USB 3.0 seiring dengan peningkatan
penggunaan perangkat eksternal dan kebutuhan kecepatan yang lebih tinggi.
Kecepatan transfer data USB 3.0 lebih tinggi dari pada versi sebelumnya yaitu
sekitar 3.2Gbps (400 MB/s) dan secara tori kecepatan USB 3.0 mencapai 4.8Gbps,
kecepatan yang dihasilkan ini 6 sampai 10x lebih cepat dari USB 2.0.
3.
Kegunaan USB
USB berfungsi untuk menghubungkan sebuah
perangkat ke komputer. Mungkin ada konektor yang lebih cepat, tapi USB lebih
nyaman digunakan, dapat diandalkan, tahan lama, relatif murah, dan lebih dari
cukup untuk mempermudah sebagian besar pekerjaan kita dalam hal transfer data,
sehingga menjadi cara yang paling populer sampai saat ini.
4.
Cara Kerja USB Flash Drive / Disk
Cara penggunaan USB Flash Drive sangat mudah karena
menggunakan USB sebagai interfacenya. Hanya cukup menancapkan ke port USB pada
PC dan akan langsung dikenali sebagai removable drive tanpa perlu proses
rebooting (bersifat “plug and play”) karena hampir semua sistem operasi terbaru
dapat menginisialisasi driver. Hanya memang untuk Windows 98 masih perlu untuk
menginstal driver yang biasanya sudah tersedia dalam paket USB Flash Drive.
Berbeda dengan floppy disk maupun CDR/RW, USB Flash Drive memiliki keunggulan
yaitu tidak perlu menggunakan alat tambahan untuk memakainya. Jadi tidak perlu
mengeluarkan uang lagi untuk membeli alat tambahan seperti floppy disk drive
atau CD-ROM/RW. USB Flash Drive juga tidak memerlukan tenaga baterai dan sangat
ringan.
Orang-orang yang biasanya datang dibangun ke dalam komputer adalah C: dan D: drive. Dengan flash drive di port USB, Anda akan melihat baik sebagai F: atau G: drive yang tersedia. Double klik untuk membukanya sehingga Anda dapat mentransfer file ke dalamnya.
Buka folder di komputer Anda yang berisi file yang ingin Anda transfer ke flash drive Anda. Entah menyeret mereka atau copy dan paste mereka dari folder komputer ke flash drive. Setelah transferselesai, Anda dapat menutup folder.Adalah penting untuk tidak melepas flash drive belum. Seperti disebutkan di atas, flash drivemendapatkan daya dari komputer.
Jika Anda hanya menarik flash drive keluar, Anda menjalankan resiko menggoreng itu. Oleh karena itu, klik kanan pada flash drive dan pilih "eject", atau "amanremove hardware". Ini akan melepas kabel daya dari itu. Setelah mengatakan "Anda dapat dengan aman menghapus perangkat keras Anda," tarik drive keluar.
Dalam rangka untuk lebih menjelaskan bagaimana USB flash drive benar-benar bekerja, artikel inijuga akan mengeksplorasi komponen individual yang membentuk USB flash drive dan keuntungan dan kerugian dari teknologi tersebut.
5.
Desain dan implementasi
Salah satu
ujung perangkat ini dilengkapi dengan satu konektor Standar yaitu USB . Ada
empat bagian yang biasanya ada didalam flash drive:
- Standar konektor USB -
menyediakan antarmuka ke host komputer.
- Penyimpanan massal USB
controller – mikrokontroler kecil di dalam chip ROM dan RAM .
- NAND flash chip memori -
menyimpan data (flash NAND biasanya juga digunakan dalam kamera digital
).
- Osilator kristal - menghasilkan
utama perangkat 12 MHz sinyal clock dan kontrol data output perangkat
melalui sebuah phased-locked loop.
Contoh Macam – Macam Jenis USB Disk
Design Terkini
![]() |
| Bentuk FlashDisk Secara Umum |
![]() |
| Beragam Flashdisk Bentuk Unik |
![]() |
| Bentuk Flashdisk Kartu (Card) |
6. Eksistensi penggunaan Flash Drive Hingga Kini
Cara Mudah Install Windows 7 Dengan Flashdisk Tanpa
Menggunakan CD | Tips Komputer | Cara Install Windows 7 - Kali ini kolom blog
gratis mau SHARE
sedikit
tentang cara untuk menginstall windows 7 langsung dari flash disk tanpa menggunakan
CD, Karena tidak semuanya ada CD drive nya, seperti netbook kan tidak punya CD
drive, cuma ada USB slot.
Jadi teknik ini disarankan buat para user yng menggunakan
Netbook. Buat yang ga pake netbook pun monggo silakan dipraktekin aja juga
bisa. Pada dasarnya kalo mau install windows pake USB flash disk ada 2 cara.
bisa pake Aplikasi seperti WinToFlash, Atau bisa juga langsung tanpa pake
aplikasi. Untuk yang pake aplikasi udah banyak yang share, tanya aja sama mbah
Google. Kali ini sya cuma mau share yang Install windows 7 dari falshdisk
dengan Alat dan Bahan : DVD / Installer Windows 7 ( Terserah versi apa aja ),
Usb Flashdisk 2GB atau 4GB ( Tergantung size installer nya, kalo lebih dari 4GB
pake flashdisk yg 8GB ), Setelah alat dan bahan sudah ada berikut Cara Kerjanya
sob :
1.
Format
USB Flashdisk dengan File system NTFS.
2.
Caranya
Klik kanan USB device yg mau diformat –> Format –> File System pilih yg
NTFS –> Biar formatnya cepet, pada Format Option centang Quick Format.
3.
Copy
Semua file installer windows 7 ke dalam Flashdisk yang udah diformat NTFS tadi.
4.
Cari
file “Bootmgr” ubah (rename) jadi “NTLDR”.
5.
Restart
Lepie, boot from USB.
6.
Flashdisk
siap digunakan untuk menginstall Windows 7.
Sumber ( Read more )
Langganan:
Postingan (Atom)







.jpg)


.jpg)
.jpg)
.jpg)